Do'a Sebelum Makan

الَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

"Allahumma baarik llanaa fiima razaqtanaa waqinaa adzaa ban-naar"

Artinya :
Yaa Allah, berkatilah rezeki yang engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa api neraka. (HR. Ibnu as-Sani)

11 comments:

achmadtk07 said...

Terimakasih ya,.

Apabila ingin mengutak atik blog datang saja ke rifweb.blogspot.com

Bisnisku said...

kang maaf do'a ini hadisnya kadarnya bagaimana? shohih apa gak?

asengedeng said...

Hadist do'a itu batil akhi.

Berdasarkan riwayat-riwayat yang ada, bacaan sebelum makan yang sesuai dengan sunnah adalah cukup dengan “bismillaah” , tanpa tambahan ar-Rahmaan dan ar-Rahiim. Inilah pendapat yang dipilih oleh Syaikh al Albani berdasarkan hadits Umar bin Abi Salamah dan hadits ‘Aisyah. Beliau mengatakan, “dan di dalam hadits terdapat dalil bahwa bacaan ketika akan makan hanya bismillaah saja.”
Beliau juga menyatakan dalam Silsilah Shahihah (1/152) “Membaca sebelum makan adalah ‘Bismillaah’ dan tidak ada tambahan padanya. Dan semua hadits-hadits yang shahih dalam masalah ini tidak ada tambahan sedikitpun. Dan saya tidak mengetahui satu haditspun yang di dalamnya ada tambahan (bismillaahirrahmaanirrahiim,pent).”

Ibnu Hajar menguatkan pendapat di atas dengan bersandar kepada hadits Aisyah, “Dia (bismillaah,- pent) adalah lafadz paling jelas tentang bentuk bacaan (sebelum makan) .” (Fathul Baari: 9/455)

Beliau rahimahullah juga menyatakan bahwa beliau tidak mengetahui satu dalil khusus yang mendukung klaim Imam Nawawi bahwa ucapan bismillaahirramaanirrahiim ketika hendak makan itu lebih afdhal. Padahal, sebagaimana yang dikatakan oleh Al-Albani, “tidak ada yang lebih afdhal dari pada sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Jika tidak ada keterangan tentang bacaan sebelum makan kecuali hanya bismillaah, maka tidak bolehmenambah, terlebih lagi menyatakan bahwa menambahnya lebih utama. Sebabnya, karena bertentangan dengan hadits, “sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihiwasallam).” (Dikutip dari Silsilah Shahihah: 1/611)

Jika tidak ada keterangan tentang bacaan sebelum makan kecuali hanya bismillaah, maka tidak boleh menambah, terlebih lagi menyatakan bahwa menambahnya lebih utama.

Jazakumullah kahairan.

0 harrid gitu..? said...

kk, munculin doa
اَللهُمَّ اِنِّيْ اَسْاَلُكَ بِاسْمِكَ اْلأ عْظَمِ اْلَكْتُوْ بِ، مِنْ نُوْ رِ وَ جْهِكَ اْلأ عْلَئ امُؤ بَّدِ،

sampai

akhir yah...

Julie Hakiman said...

yang dikatakan asengedeng memang benar "..maka tidak boleh menambah, terlebih lagi menyatakan bahwa menambahnya lebih utama."
Tapi apakah kita yg benar itu yg mana..??
Jadi ini adalah tugas tiap2 muslim untuk mencari kebenaran, jangan hanya sekedar tahu apalagi ikut2an yg dilakukan banyak orang. maka maksimalkan apa2 yg kita, kesehatan, fikiran, kesempatan, dan harta untuk mencari tahu.

pembalutwajah said...

@asengedeng : mohon penjelasannya juga mengenai do'a2 setelah makan, do'a mw tidur, dan do'a2 lain yg diajarkan pada qt waktu kecil.

Jazakallah khairan katsiran

Muhammad Iwan Mukhtar said...

kang, ada hadits tentang bikin blog?

Muhammad Iwan Mukhtar said...

Bacaan yang positif kok harus pake hadits. Apa-apa pake hadits. Nulis blog juga ada hadistnya ga?

Unknown said...

@Mas Muhammad Iwan Mukhtar : Memang beginilah yang benar karena sebagai umat Islam pedomannya ada dua, yaitu Al Quran dan Hadist.
Dua hal itulah yang mengatur tata hidup umat Islam.
Bila diantara kita terdapat permasalahan yang tidak dapat diselesaikan, maka kembalilah kepada AlQuran dan hadist, itu yang paling benar.

Umar Darliansah said...

terima kasih infonya ya? semoga apa yang disampaikan akan menjadi amal jariyah... amin...

Refiza Souvenir said...

Artikel yang bagus.
Jangan lupa kunjungi www.refiza.com
Ada banyak souvenir cantik untuk pengajian, haji, pernikahan.